duniamusik.com
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday333
mod_vvisit_counterYesterday302
mod_vvisit_counterThis week333
mod_vvisit_counterLast week2815
mod_vvisit_counterThis month1826
mod_vvisit_counterLast month17802
mod_vvisit_counterAll days69052

We have: 4 guests, 2 bots online
Your IP: : 38.107.191.96
 , 
Today: September 05, 2010

Contact YM

Newsflash

There are no translations available.

Lima orang, suatu hari di tahun 1966, berkumpul dan menyepakati gagasan bersama untuk membentuk band rock 'n roll yang kental dengan tiupan saksofon, trumpet, dan trombone. Maka, ditambah tiga personel lain,

jadilah band yang kemudian bernama Chicago -- karena mereka memang berasal dari kota di Negara Bagian Illinois, Amerika SerikatMula-mula, berlima, mereka memilih nama Big Thing. Kata Walter Parazaider, saksofonis dan salah seorang pendiri, ''Temanku, orang Italia yang akan mem-booking kami, bilang, 'Kalian [berjumlah] banyak. Kami akan menjuluki kalian Big Thing '.'' Lalu, atas saran Jimmy Guercio, teman lama Parazaider yang menjabat produser di CBS Records, mereka mengganti nama menjadi Chicago Transit Authority.

Forgot your Username?

Please enter the e-mail address associated with your User account. Your username will be e-mailed to the e-mail address on file.

| Design by: www.Websiteinteraktif.com |

Share on facebook