duniamusik.com
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday2
mod_vvisit_counterYesterday395
mod_vvisit_counterThis week1591
mod_vvisit_counterLast week2815
mod_vvisit_counterThis month3084
mod_vvisit_counterLast month17802
mod_vvisit_counterAll days70310

We have: 3 guests, 1 bots online
Your IP: : 38.107.191.98
 , 
Today: September 09, 2010

Contact YM

Newsflash

There are no translations available.

Dalam wawancarnaya dengan majalah Playboy, musisi tersebut mengakui bahwa Jeniffer menganggap kecintaanya pada dunia blogging, jejaring sosial dan teknologi modern sebagai “bibit masalah”.

“Salah satu perbedaan signifikan antara kami adalah aku ber-twitter. Beberapa rumor menyebutkan aku didepak karena aku terlalu sering ber-twitter, tidak, bukan karena itu,”

"Sisi terberat kesuksesannya datang sebelum (era) TMZ dan Twitter.. Aku rasa dia masih berharap semua kembali sama seperti tahun 1998” ungkap pelantun "Waiting on the World to Change” ini.

Hubungan Jeniffer dan Mayer bermula pada April 2008 dimana setelah itu mereka sempat putus sambung dan akhirnya berpisah pada Maret 2009.

Surat Wasiat Pak Harto Yang Belum Terungkap Media PDF Print E-mail
Wednesday, 20 August 2008 10:11

Share on facebook

 

Belum lama ini,istana kepresidenan dibuat gempar dengan penemuan secarik kertas yang konon surat wasiat dari pak Harto. Belum ada media yang mengupas surat wasiat ini,dan kebetulan sekali reporter www.duniamusik.com sedang meliput diistana,dalam rangka peringatan hari Thalasemia sedunia.

 

Dan menurut beberapa  protokol istana surat wasiat ini merupakan rahasia negara,namun kami mendapatkan salinan fotocopy yang kami salin disini.

Surat wasiat ini ditulis saat Pak Harto Merasa usianya kian uzur. Mungkin ia terpengaruh berita yang gencar soal wasiat mendiang Presiden Soekarno yang berkeingnan agar dimakamkan di Kebun Raya Bogor.

Para saksi dari surat wasiat ini dikumpulan dan dikonfirmasi oleh Paspampres.Dan Terbukti surat wasiat ini asli!.

Adapun Kronologi surat wasiat ini,adalah sebagai berikut………

Soeharto segera mengumpulkan para penasehat spiritual dan paranormal istana, menteri kabinet, pimpinan angkatan bersenjata, putra-putri dan para sahabatnya.

“Saya sudah tua, mungkin sebentar lagi saya mati. Menurut kalian sebaiknya jenasah daripada saya dimakamkan dimana?” tanya Soeharto dengan senyumnya yang khas.

“Bukankah menurut kesepakatan keluarga, Bapak akan dimakamkan disamping makam ibu di Astana Giri Bangun?” tanya Mbak Tutut.

Seperti biasa, Soeharto manggut-manggut.

“Tidak, saya berubah pikiran,” katanya. Mbak Tutut dan anak-anak presiden yang lain terkejut, namun tidak berani memprotes.

“Kelak jika saya mati saya ingin dimakamkan di Bukit Golgota, di luar kota Jerusalem, tempat Nabi Isa disalibkan,” lanjut Soeharto dengan wajah yang serlus.

Orang-orang yang hadir kontan terkejut dengan wasiat Soeharto ini. Lukman Harun, tokoh Anti Zionis yang juga hadir tak bisa menyembunyikan rasa tidak setujunya.

Apalagi Nabi Isa adalah Tuhan bagi orang Kristen. “Bapak Presiden, ini tak mungkin dan amat berbahaya. Wilayah itu kan diduduki Zionis Israel dan kita sejak dulu anti-Zionis.

Dunia Arab dan kelompok-kelompok anti-Zionis di tanah air akan marah kepada bapak jika ini terjadi. Dampaknya akan terkena juga kepada putera-putera dan cucu bapak yang akan Bapak tinggalkan,” kata Lukman berapi-api “

Saudara Lukman. Itu sangat tidak mungkin. Karena setelah tiga hari saya dikuburkan, saya akan bangkit dan berkuasa lagi untuk selama-lamanya. Dan tak seorang pun akan punya nyali untuk mengusik daripada saya,” kata Soeharto.

www.duniamusik.com tdk hanya fakta namun juga suka bcanda!

Last Updated on Wednesday, 12 May 2010 08:07
 

| Design by: www.Websiteinteraktif.com |

Share on facebook