Eagles of Death Metal, band jenaka yang mengalami tragedi Terorisme Paris

Eagles of Death Metal

Mendengar nama grup Band Eagles of Death Metal, , kebanyakan orang mengira band tersebut memainkan death metal, subgenre gelap dari heavy metal.

Kenyataannya, mereka tidak memainkan aliran death metal. Grup yang beranggotakan Jesse Hughes (vokal, gitar), Dave Catching (vokal, gitar, bass), Matt McJunkins (vokal, bass), Julian Dorio (drum), Eden Galindo (vokal, gitar) dan Josh Homme (vokal latar, gitar, kibor) ini mencampur blues-rock era 70an dengan humor yang kental.

New York Times menulis Eagles of Death Metal adalah band yang terkenal dengan kejenakaannya.

“Kami punya peraturan pertunjukan Eagles of Death Metal harus menyenangkan dan kami ingin semua terlibat,” kata Hughes dalam sebuah wawancara beberapa waktu lalu dengan majalah Rolling Stone.

Eagles of Death Metal terbentuk pada 1998 di Palm Desert, California dan berasosiasi dengan band Queen of the Stone yang identik dengan  suara gitar metal tahun 70an.

Joshua Homme juga salah satu anggota Queen of the Stone Age. Saat peristiwa penembakan di gedung pertunjukan Bataclan, dia   tidak bersama Eagles of Death Metal.

Band tersebut sedang memperomosikan “Zipper Down”, album pertama mereka selama tujuh tahun, saat serangan di Paris terjadi pada Jumat malam 13 November 2015.

Penerjemah: Natisha Andarningtyas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*